Persahabatan

Apa itu teman? Sebuah hunian tunggal jiwa dalam dua tubuh[1]

 Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan seorang saudara dilahirkan untuk kesulitan.
(Amsal 17: 17)

Kevin Shaquille Limanuel
Prakash Trevan Mahendra
Sherlyana Dewi
Anak Agung Ayu Diana Dharmasila
7F (2011-2012) SMPK Santo Yoseph Denpasar

Persahabatan sejati dilihat melalui hati bukan melalui mata. Persahabatan adalah salah satu bagian dari kehidupan yang kita terima pada saat kita membangun komunikasi yang berlangsung secara rutin, kemudian dirangkai membentuk suatu kenyataan sosial untuk saling membutuhkan. Ini adalah pernyataan pribadi seseorang yang seolah-olah diharapkan untuk hadir dalam semua bidang kehidupannya. Ada juga orang berpendapat, bahwa persahabatan itu adalah selamanya, tapi ada juga yang menyatakan bahwa persahabatan merupakan benang merah yang menghubungkan satu sama lain dari segala bidang kehidupannya. Dengan demikian besar arti sebenarnya dari sebuah persahabatan sehingga membuatnya begitu berarti. Sahabat dapat membuat hari-hari yang kita lalui benar-benar indah dan memiliki berjuta cerita. Namun ada pula yang menyatakan sahabat juga dapat membuat kenangan terburuk untuk kita sepanjang hidup. Tapi sebenarnya berapa banyak persahabatan sejati yang kita miliki? Coba ingat-ingat, pikirkan dan rasakan sejenak… lalu buatlah daftar nama teman-teman yang kita rasa adalah teman sejati dan memiliki hubungan yang erat. Apakah mereka teman sejati? Apakah persahabatan mereka dari hati? Berapa banyak orang yang benar-benar kita lihat sebagai teman? dan Siapa teman yang pernah menyakiti atau menodai persahabatan?

Persahabatan dapat juga menyakitkan bahkan menjadi luka sepanjang hidup. Mengapa sahabat juga bisa membuat kita menderita? Mungkin banyak diantara kita yang menjalin persahabatan kemudian membangun persepsi yang menyimpang dari etika persahabatan. Persahabatan yang menyakitkan adalah persahabatan yang hanya melihat kawannya berdasarkan materi lahiriah saja. Ini dikarenakan ada keganjalan atau selisih paham yang tidak dikomunikasikan dengan baik. Atau juga karena persahabatan itu terdiri dari beberapa lawan jenis, rutinnya komunikasi yang dibangun dalam sebuah persahabatan ditambah dengan persepsi yang salah dalam memandang arti persahabatan, mengakibatkan seorang sahabat menyukai secara lahiriah kepada sahabatnya yang lawan jenis. Mungkin karena ia cantik, ganteng, pintar atau apa saja yang tercipta dalam sebuah kekaguman yang diartikan secara sempit. Ada seorang sahabat saya yang memiliki persepsi bahwa persahabatan tidak boleh diakhiri dengan sebuah kata “cinta” –dalam artian yang sempit,— dan persepsi itu sudah menjadi prinsipnya semenjak ia mengenal arti persahabatan. Namun tidak bisa dipungkiri, bahwa hal yang bertentangan tersebut banyak terjadi disekitar kita dan semoga dalam ikatan persahabatan yang sungguh terjalin itu tidak tercemar karena ada salah seorang sahabat yang menjadi bagian dari itu. Karena itu dalam jalinan persahabatan haruslah pandai menempatkan arti sahabat yang sebenar-benarnya sahabat.

Persahabatan adalah sesuatu yang hidup dan berlangsung hanya selama persahabatan itu diberi kebaikan, empati dan pengertian. Persahabatan adalah karunia bahwa ada dua orang atau lebih saling membutuhkan satu sama lain. Ini bukan hasil yang diharapkan dari pertemuan, melainkan hadiah tak terduga dari jalinan komunikasi yang dibangun secara rutin, dirangkai dengan bunga-bunga suka dan duka. Teman sejati pun mengerti dan mau memberikan ruang lain untuk tumbuh sesuai dengan karakternya masing-masing. Teman sejati tidak saling menjatuhkan atau memaksa sahabatnya untuk ikut sesuai dengan kehendak pribadinya masing-masing.

Sydney Smith (1771-1845) mengatakan, bahwa “hidup ini harus diperkuat dengan banyak persahabatan. Untuk mencintai dan dicintai adalah kebahagiaan terbesar dari keberadaan.[2] Persahabatan tidak hanya suka cita yang dibagikan kepada kawan-kawannya, tetapi juga penderitaan atau duka, sahabat senantiasa membantu dengan penuh kasih, sehingga pribadi-pribadi dalam satu ikatan persahabatan sungguh merasa ada karena dicintai dan mencintai. Tapi juga tidak sekedar menerima bantuan dari kawannya ketika kita sedang mengalami kesulitan, namun sahabat juga mau memberi bantuan secara ikhlas atau juga dengan cara mendengar apa yang menjadi beban hidup sahabatnya. Jika kawan itu sungguh kesulitan dan membutuhkan bantuan sahabatnya, tentunya kita tidak hanya sekedar mendengar curahan hati sahabat kita, tetapi kita juga membantunya dengan kemampuan kita. Hal ini juga seperti kata bijak seorang sejarawan kuno dari Yunani, Thucydides (471 SM – 400 SM) mengatakan, “We secure our friends not by accepting favors but by doing them.[3] Dengan demikian, dalam suatu jalinan persahabatan dapat terjaga satu sama lain dan merasa aman, karena sahabat seperti yang dikatakan oleh Aristoteles adalah sebagai hunian atau rumah yang melindungi kita dari hujan ataupun terik matahari.

Bentuk keberadaan untuk dicintai dan mencintai dalam ikatan persahabatan menjadi suatu inspirasi bagi siswa-siswi SMPK Santo Yoseph Denpasar, yang kemudian divisualisasikan dalam bentuk cerita pendek,[4] seperti video di bawah ini:

“What is a friend? A single soul dwelling in two bodies.”[5]
Aristotle (384 BC – 322 BC), from Diogenes Laertius, Lives of Eminent Philosophers


[1] Judul meminjam kata-kata bijak seorang filsuf Yunani, Aristoteles (384 SM – 322 SM). Kata-kata Aristoteles membuat kita menyadari bahwa sahabat adalah bagian dari sisi kehidupan setiap manusia, yang tidak saja terikat pada kehidupan saat komunikasi sedang berlangsung, tetapi juga sahabat-sahabat yang sudah lama tak berjumpa namun tetap terikat dalam bathin setiap insan hingga sepanjang masa. Sekalipun kita jauh dari sahabat kita, tapi tetap bisa saling melindungi.

[2] “Friendship”, dalam http://www.authorsden.com/visit/viewArticle.asp?id=6194. Download: 8 Juli 2012

[3] “Mengamankan Sahabat” dalam http://katabijak.blog.com/mengamankan-sahabat/. Download: 8 Juli 2012.

[4] Video ini adalah tugas Pendidikan Karakter & Pengembangan Diri, yang dikumpulkan pada tanggal 28 Maret 2012 oleh Siswa-siswi Kelas 7F (2011-2012) SMPK Santo Yoseph Denpasar, yaitu Kevin Shaquille Limanuel, Prakash Trevan Mahendra, Sherlyana Dewi, dan Anak Agung Ayu Diana Dharmasila.

[5] Kata-kata Bijak: Kumpulan kata-kata bijak dan kata-kata motivasi”, dalam http://katakatabijak.com/tag/aristoteles, download: 8 Juli 2012; lihat: “Biografi Aristoteles: Bapak ilmu pengetahuan”, dalam http://kolom-biografi.blogspot.com/2008/11/biografi-aristoteles-bapak-ilmu.html. Download: 8 Juli 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s