Manusia Prasejarah

MANUSIA PRASEJARAH

 Petrus Haryo Sabtono

ncp-mdb

PENGERTIAN MANUSIA PRASEJARAH

Manusia prasejarah atau praaksara adalah manusia yang hidup jauh sebelum tulisan ditemukan. Mereka hidup secara sederhana dalam kelompok-kelompok kecil. Alat-alat yang digunakan sehari-hari masih sederhana. Manusia prasejarah sering disebut juga dengan manusia purba.

Berbagai Jenis Manusia Prasejarah di Indonesia

Meganthropus Paleojavanicus

Merupakan jenis fosil paling tua yang ditemukan di Indonesia. Fosil ini ditemukan oleh peneliti Belanda bernama Von Koeningswald di daerah Sangiran (Jawa Tengah) antara tahun 1936-1941. Ciri-ciri Meganthropus paleojavanicus:

  1. Berbadan tegap dengan tonjolan tajam di belakang kepala.
  2. Bertulang pipi tebal dengan tonjolan kening yang mencolok.
  3. Tidak berdagu.
  4. Otot kunyah, gigi, dan rahang besar dan kuat.
  5. Makanannya jenis tumbuh-tumbuhan.

Pithecanthropus

Pithecanthropus adalah jenis fosil manusia purba yang paling banyak ditemukan di Indonesia. Berdasarkan lapisan tanah, diperkirakan umur fosil ini antara 30.000 sampai 2 juta tahun. Fosil ini di kelompokkan dalam beberapa jenis, yaitu: Pithecanthropus Erectus, Pithecanthropus Mojokertensis, Pithecanthropus Soloensis. Ciri-ciri Pithecanthropus:

  1. Tinggi tubuhnya kira-kira 165-180 cm.
  2. Badan tegap, namun tidak setegap Meganthropus.
  3. Tonjolan kening tebal dan melintang sepanjang pelipis.
  4. Otot kunyah tidak sekuat Meganthropus.
  5. Volume otaknya sekitar 900 cc.
  6. Hidung lebar dan tidak berdagu.
  7. Makanannya bervariasi, yaitu tumbuhan dan daging hewan buruan.

Homo

Merupakan jenis fosil yang paling muda dibandingkan fosil-fosil manusia purba jenis lainnya. Fosil jenis Homo ini oleh para ahli sering disebut dengan Homo Erectus (manusia berjalan tegak) atau Homo Sapiens (manusia cerdas/bijaksana). Diperkirakan jenis ini berumur antara 25.000-40.000 tahun. Ciri-ciri fisik jenis Homo ini:

  1. Tinggi tubuh 130-210 cm.
  2. Volume otak lebih berkembang di banding Meganthropus dan Pithecanthropus.
  3. Otot kunyah, gigi, dan rahang sudah menyusut.
  4. Tonjolan kening sudah berkurang dan sudah berdagu
  5. Mempunyai ciri-ciri ras Mongoloid dan Austramelanesoid.

Berdasarkan penelitian para ahli, terlihat dengan jelas perkembangan ke arah yang lebih sempurna, yaitu dari Pithecanthropus (manusia kera) hingga Homo Sapiens (manusia cerdas).

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan copy dimana saja dan mohon kerelaannya untuk mencantumkan link berikut ini: https://abelpetrus.wordpress.com/history/manusia-prasejarah/