Bali Adnjana

MAJALAH BALI ADNJANA (ADNYANA)

ncp-mdb

Bali Adnjana (baca: Adnyana) adalah sebuah majalah yang terbit di Bali Utara. Bali Adnyana berarti Pikiran Bali terbit sejak 1 Januari 1924. Majalah ini terbit tiga kali sebulan, yaitu tiap tanggal 1, 10, dan 20. Pengasuhnya I Gusti Tjakratanaya dan I Gusti Ketut Putra. Majalah Bali Adnyana diredakturi oleh kaum triwangsa dan dijuluki oleh Korn sebagai “koran eksklusif bangsawan”. Akibat perpecahan antara triwangsa dengan jaba, maka majalah ini dianggap hanya memuat suara-suara triwangsa. Bali Adnyana memang sangat kental menyuarakan pikiran I Gusti Tjakratanaya yang juga bangsawan. Bali Adnyana memuat ajaran agama, etika, dan ingin mempertahankan adat istiadat agar sistem kasta tetap berlaku (feodal). Majalah Bali Adnyana mewarnai wajah Singaraja dengan pemihakannya pada feodalisme dari tahun 1924 hingga tahun 1929.

Untuk lebih lengkap lagi tentang berdirinya majalah Bali Adnyana silahkan klik Sejarah Perkembangan Media di Bali dan Bali; Wacana, Kekerasan, dan Citra, serta lihat juga Geofrey Robinson, 2006. SISI GELAP PULAU DEWATA: Sejarah Kekerasan Politik. Yogyakarta: LKiS.

Berikut ini adalah isi-isi dari Majalah Bali Adnyana:

  1. Agama Hindu Sudah Rusak
  2. Perempuan Disekolahkan
  3. Sabung Ayam di Bali
  4. Urunan
  5. Menyusul
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat silahkan copy dimana saja dan mohon kerelaannya untuk mencantumkan link berikut ini: https://abelpetrus.wordpress.com/history/bali-adnjana/